Pada dasarnya, Turbo Track merupakan sebuah travelator / moving walk . Tetapi apa yang spesial dari travelator tersebut? Tentu saja selogan the fastest way to the future bukan hanya sekedar tag line perusahaan asal Jerman ini. Travelator tersebut benar benar “cepat” sehingga di klaim bisa mengangkut 14.625 Orang per jam.
Mengapa diperlukan travelator yang cepat?
Ketika kita dihadapkan kepada cara mengangkut orang dalam jumlah yang banyak, maka solusi yang terbaik adalah travelator. Tetapi ada beberapa hambatan dari travelator, salah satunya adalah kecepatannya. Kecepatan travelator standart adalah 0,3 m/s – 0,65 m/s. Dimana pada jarak 1000 m diperlukan minimal 1538 detik (25 menit). Memang solusi sampai sekarang adalah dengan menggunakan bus / kendaraan.
Tetapi apabila diperlukan mengangkut lebih dari 1000-2000 orang, berapa bus yang harus digunakan? Mungkin kita berkata, kapan ada 1000 – 2000 orang yang perlu dipindahkan sejauh itu?
Untuk beberapa situasi seperti Airport, convention hall dan recreation park hal tersebut memungkinkan. Untuk mengisi kebutuhan tersebut maka diciptakan travelator yang dapat berjalan sampai 2 m/s.
Apa saja kendalanya?
Mengapa travelator standar mempunyai kecepatan 0,5 -0,65 m/s? Dikarenakan kecepatan tersebut dianggap kecepatan yang “aman” bagi orang untuk menaiki travelator. Apabila kecepatan nya dinaikkan, maka akan banyak kecelakaan dalam menaiki travelator.
Bagaimana menaikkan kecepatan travelator dengan aman? Dengan menggunakan design yang baru, maka dapat diciptakan 3 zona virtual dalam sebuah travelator. Dimana pada saat masuk dan keluar menggunakan kecepatan 0,65 m/s dan ketika di tengah menggunakan kecepatan 2 m/s.
Bagaimana bisa dalam satu sistem ada 2 kecepatan? Jawabannya adalah pada design step dan hand rail yang dapat memanjang sehingga kecepatan nya akan menjadi lebih cepat.
Apakah aman?
Dengan pengenalan yang lebih dan instruksi saat memasuki Turbo Track maka di claim tidak ada kendala dalam keamanan.
Untuk hasilnya Turbo Track sudah dipasang di Bandara Totonto
Untuk lebih jelas nya bisa lihat video dibawah ini.
Titian Pramudya


Tinggalkan Balasan