Pertimbangan dalam membeli Home Lift

11 08 2010

Sekarang ini saya banyak mendapat permintaan untuk lift yang dipasang dirumah.

Lift elevator hyundai 4 orang

Hyundai Home lift

Sebenarnya ada berbagai macam merk dan jenis yang bisa menjadi pertimbangan, tetapi sebelum itu ada perlunya kita tentukan dahulu kebutuhan kita.

Ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan:

1. Ukuran Hoistway.

Untuk gedung besar, mungkin ukuran hoistway tidak terlalu menjadi masalah, tetapi untuk rumah kita perlu memperhatikan berapa ruangan yang tersedia. Untuk homelift biasanya diperlukan sekitar 1,5 x 1,5 m – untuk kapasitas 4 orang.  Apabila ruangan yang ada lebih besar, maka tidak menutup kemungkinan menggunakan kapasitas yang lebih besar.

Lift kursi roda2. Akses kursi roda.

Salah satu faktor mengapa menggunakan lift di rumah adalah adanya kursi roda. Jadi sebelum memutuskan kapasitas lift yang digunakan, sebaiknya ditanyakan apakah bisa masuk kursi roda? Untuk kursi roda sendiri memerlukan bukaan pintu 80 cm dan car inside sekitar 1 m x 1,3 m (untuk jelasnya bisa dilihat disini)

3. Besar konsumsi listrik. Read the rest of this entry »





Fire Lift / Elevator

19 05 2010

Petunjuk Pemakaian lift

“Jangan gunakan lift apabila terjadi kebakaran” – Kata kata itu yang kita ingat dan ditanamkan sejak dahulu.

Lalu apa yang digunakan oleh pemadam kebakaran untuk naik ke lantai yang tinggi? Apabila gedung tersebut memiliki tinggi lebih dari 20 lantai, tentunya tidak memungkinkan untuk menaiki tangga dengan peralatan lengkap dan masih bisa bekerja memadamkan api.

Sekarang ini untuk bangunan tinggi sudah disediakan fire lift / fire elevator. Dimana Lift tersebut dapat dipakai untuk membawa para pemadam kebakaran naik ke lantai yang tinggi.

Apakah lift tersebut tahan api? tentunya tidak 100%. Fire lift dasarnya hampir sama dengan lift biasa, hanya saja ada bagian bagian tertentu yang diperkuat.

Cara kerjanya sebagai berikut: Read the rest of this entry »





Mitos seputar lift

14 05 2010

Karena cara kerjanya yang “tidak terlihat”, banyak orang memiliki pandangan berbeda mengenai lift / elevator.  Cara pandang itu kita bagi menjadi 2 jenis, mitos dan fakta.

Mitos : Banyak orang berfikir kalau lift hanya di tahan oleh 1 tali / rope, dan ketika putus maka lift akan langsung jatuh.

Fakta: Seperti yang pernah dijelaskan sebelumnya mengenai standart savety lift, maka kita tahu bahwa lift ditahan lebih dari 1 tali dan masih banyak lagi mekanisme savety lainnya.

mitos seputar lift

Masuk ke lift yang penuh

Mitos : Beberapa orang percaya lift yang terlalu penuh akan jatuh.

Fakta : Lift memiliki savety faktor yang sangat tinggi (11) dibandingkan alat transportasi  lainnya (4) dimana lift masih dapat mengangkut 11x kapasitasnya. Selain itu pintu tidak akan tertutup apabila melebihi kapasitas.

Mitos : Beberapa orang meng-“klaim” kalau mereka pernah merasakan jatuhnya lift dan untungnya lift bisa berhenti.

Fakta : Ada beberapa kemungkinan, seperti posisi indikator yang rusak / bergerak terlalu cepat.

Mitos : Orang percaya bahwa pintu hall dapat terbuka dan lift tidak ada disana.

Fakta: Pintu hall tidak akan terbuka jika tidak ada pintu lift yang membuka dibelakangnya. Kecuali digunakan kunci khusus untuk membukanya (tentunya hanya dimiliki oleh teknisi lift) Read the rest of this entry »





ARD : Standart atau Optional ?

12 05 2010

ARD / Automatic Rescue Device, awalnya merupakan perlengkapan tambahan / optional pada sistem lift. Tetapi dengan bertambahnya permintaan untuk lift dengan ukuran kecil / home lift maka kebutuhan ARD semakin dirasakan.

Automated Rescue Device

ARD Schematic

Untuk gedung besar yang bisa memenuhi kebutuhan emergency listrik nya, maka kegunaan ARD  tidak terlalu dirasakan / bahkan mubasir. Ketika listrik dari PLN padam, maka generator akan bekerja otomatis dan diarahkan ke layanan darurat seperti lampu emergency, pompa, dan lift. Bahkan gedung sekarang dirancang untuk bisa memenuhi kebutuhan listriknya sendiri. Read the rest of this entry »





Rekondisi elevator / lift

4 05 2010

Sering saya mendapat permintaan untuk me-rekondisi lift yang lama atau rusak.

Sebenarnya banyak alternatif dari rekondisi lift.

Motor Lift model lama

1. Mengganti semuanya – tentu saja ini alternatif yang paling mudah, mulai dari segi teknis maupun desain. Dengan mengganti lift yang lama mulai dari mesin elektrik, control, rel, car, dan car door. Ada pro dan con dari alternatif ini:

Pro : Semua equpiment bekerja dengan baik sesuai dengan standart pabrik

Con : Dengan harga yang lebih mahal, proses pembongkaran rel dan pintu akan menggangu aktifitas tenant / penghuni.

Suasana pekerjaan hoistway

2. Mengganti mesin electric / Control. – Cara ini diyakini lebih murah dibanding mengganti semuanya, tetapi perlu pengetahuan lebih untuk menghubungkan mesin dan control yang baru, apalagi jika berbeda merk.

Pro : Lebih Murah, tidak membongkar car, rel dan pintu

Con: Tingkat kesulitan yang tinggi, dan kemungkinan timbul masalah yang lebih lanjut dikarenakan tidak cocok antara mesin dan control.

3. Mengganti mesin dan controlRead the rest of this entry »





Ijin Depnaker

1 04 2010

Banyak orang yang tidak mengetahui bahwa untuk memasang dan mengoprasionalkan lift, diperlukan Ijin Depnaker.

Sama seperti alat transportasi lainnya, dalam peng-  oprasionalnya memerlukan ijin yang perlu diajukan. Untuk Elevator / lift kita perlu mengajukan ijin depnaker terlebih dahulu. Biasanya

pengajuannya dilakukan oleh supplier ketika akan melakukan pemasangan (tentunya tergantung dari penawaran).

Banyak yang menanyakan kepada saya, apa gunanya ijin tersebut? Read the rest of this entry »





Automatic Rescue Device

29 03 2010

ARD / Automatic Rescue Device merupakan suatu tambahan pada Lift agar dapat “mengeluarkan” anda dengan selamat apabila terjadi mati lampu.

Banyak orang yang terjebak dalam lift saat lampu mati. Untuk hotel, mall, dan apartemen mungkin hal ini jarang terjadi karena biasanya gedung sudah menyediakan genset dengan kapasitas yang cukup untuk menjalankan lift.

Tetapi bagaimana dengan rumah, ruko atau gedung yang tidak memiliki genset dengan daya yang cukup untuk menjalankan lift.

Saat itulah ARD dibutuhkan. ARD pada dasarnya merupakan penyimpan daya listrik dan control yang digunakan untuk menggerakan lift ke lantai terdekat dan membuka pintunya.

Karena tujuannya hanya darurat, maka ARD hanya dapat digunakan sekali sampai lampu menyala kembali.

Bagaimana jika tidak ada ARD? Read the rest of this entry »





Nude Elevator

26 03 2010

Apa yang terjadi jika dinding lift / car wall dan pintu diganti dengan kaca?

Lift model ini disebut nude elevator.

Tamini Square -Observation w/ glass door

Perbedaannya dengan panoramic / observation elevator adalah design nya, dimana lift OB / Observation atau yang dulu disebut lift kapsul merupakan lift dengan “jendela” di sisi belakang.  Bentuk nya pun lebih indah dipandang dari luar karena hoistwaynya tertutup sebagian, sehingga bagian exteriornya yang terlihat saja. Read the rest of this entry »





Interior Exterior Elevator (2)

28 02 2010

Setelah minggu lalu kita membahas mengenai Interior Lift , maka kali ini kita akan membahas mengenai Exteriornya.

Secara garis besar untuk Exterior mempunyai beberapa komponen, yaitu:

Door / Pintu lift. Pintu lift merupakan bagian terpenting dari exterior lift. Ada berbagai macam pilihan pitu lift, mulai dari desain-nya (center opern, side open, dan up sliding), atau jumlahnya (single enterance & doble entrance), maupun finishingnya.

Wide Jamb SS Hairline

Untuk finishishing dari pintu lift, kita bisa samakan dengan desain car  nya. Bisa Stainless Steel Hairline, Painted, atau SSH Etching.

Selanjutnya adalah jenis entrance nya. Ada beberapa pilihan untuk Enteance, yaitu Narrow Jamb, Wide Jamb, atau Transom.

Jamb merupakan bingkai dari pintu. Narrow jamb biasanya mempunyai lebar sekitar 5 cm, sedangkan Wide Jamb mempunyai lebar yang lebih besar. Untuk Wide jamb, biasanya menyesuaikan tebal dari temboknya.

Wide jamb – painted  kadang digunakan untuk lift barang untuk menjaga tembok dari benturan – benturan. Kadang wide jamb – SSH juga digunakan pada lift penumpang sebagai alternatif penggunaan marmer pada entrance. Read the rest of this entry »





Interior Exterior Elevator

20 02 2010

Seperti pernah disinggung sebelumnya pada artikel 4 Pertimbangan Mengenai Desain Lift Penumpang kali ini kita akan membahas mengenai salah satu -nya, yaitu Interior & Exterior lift.

Secara garis besarnyabisa dibagi 2 yaitu Interior / Car yaitu Wall, button, ceeling, railing, floor. Sedangkan  Exteriornya / Enterance seperti Jamb, Door, Transom, Button, Hall Lantern.

Wall sebagai komponen utama mempunyai beberapa pilihan, ada yang hanya finishing cat (Painted), ada yang Stainles- Steel Hairline, Stainless Stell Etching, dan Mirror Etching. Ada juga finishing Interior Custom.

Painted Car

Pada saat memesan Lift, kita harus mengetahui fungsi dari lift itu sendiri. Untuk lift service / barang biasa digunakan finishing cat.  Selain dari segi fungsionalnya yang diutamakan, Finishing cat lebih mudah untuk direparasi apabila terjadi goresan / kerusakan akibat mengangkut barang.

Untuk lift kantor / gedung biasa digunakan finishing Stainless steel Hairline dimana lebih mudah dibersihkan. Apabila Stainless Steel Hairline masih kurang Eksclusif, maka masih ada Stainless Steel Etching, yaitu dengan menggunakan pola seperti grafir. Di Tingkat Selanjutnya ada juga Stainless Steel Mirror, yaitu Stainless Steel yang seperti Kaca (memantul). Juga bisa ditambahkan Etching apabila diinginkan.

Untuk Finishing custom, biasanya dilakukan saat car sudah datang. Karena itu biasanya dipesan wall dengan finishing  painted, karena akan ditutup dengan panel kayu / kaca dekoratif. Jangan lupa menanyakan berat interior yang diijinkan . Hal ini disebabkan karena biasanya Interior tambahan mempunyai berat yang cukup berpengaruh. Read the rest of this entry »