Berbeda dengan Microsoft Smart Elevator yang menggunakan sensor pengenalan bentuk dan suara, Talk2Lift hanya menggunakan sistem pengenalan suara. Teknologi yang digunakan pun lebih sederhana dan dapat di aplikasikan pada lift yang sudah terpasang sekalipun.
Cara penggunaanya pun lebih mudah. Dengan menggunakan satu tombol khusus yang diletakkan pada COP, maka pengguna dapat mengaktifkan fitur ini. Setelah ditekan akan terdengar pertanyaan yang menanyakan lantai yang dituju. Untuk lebih jelasnya dapat melihat video berikut.
Salah satu keunggulannya adalah tetap dapat digunakannya sistem lift yang konvensional. Selain itu input lantai dapat diprogram, sehingga selain menyebutkan lantai B1 atau 1, kita dapat menyebutkan Parkir, atau Lobby, bahkan nama seseorang di lantai tersebut. Di klaim bahwa sistem ini dapat mengerti 97% dari kata yang diucapkan (tentunya dalam bahasa inggris).
Untuk jelasnya dapat melihat site nya.
Titian Pramudya

Tinggalkan Balasan