Mungkin maksudnya bukan benar – benar “melompat”, tetapi dapat naik ke atas beberapa tingkat dengan sendirinya.
Menurut penciptanya… jump lift dapat digunakan apabila hoistway sudah mencapai 7 lantai / lebih; dan hoistway dapat dijamin bebas dari air. Berbeda dari lift konvensional dimana lift dapat dipasang setelah ruang mesin tersedia.
Setelah dipasang, jump lift akan dapat berfungsi seperti lift normal lainnya, sedangkan ruang mesin “sementara” dapat naik ke atas mengikuti progres pembangunan dari gedung itu sendiri. Hal ini di claim dapat membantu pekerjaan fasad gedung dan menciptakan lingkungan yang lebih bersahabat bagi para pekerja bangunan.
Ada beberapa hal yang masih menjadi pertanyaan:
– Apabila ternyata hoistway tidak lurus, apakah rel yang sudah terpasang harus di bongkar lagi?
– Apakah Roping yang digunakan harus baru setiap kali lift “melompat”
Titian Pramudya

Bagaimana dengan safety atau keamanan, apakah yang naik perlu body harness, tks