Judul diatas memang sangat menarik, siapakah yang akan memenangkan gelar elevator tercepat?
Seperti yang pernah diutarakan sebelumnya mengenai pemegang record elevator tercepat (1010 mpm) masih dipegang oleh Toshiba di Taipe 101. Untuk menerima tantangan tersebut Hyundai membuat test tower tertinggi dengan 205m.
Mengapa test tower? Test tower merupakan salah satu cara untuk menganalisa data secara akurat dibandingkan gedung yang ber-oprasiional. Test tower yang tinggi tentunya dapat meng-akomodasi jarak yang dibutuhkan untuk mencapai top speed yang tinggi pula.
Selain itu karena bentuk dan tingginya, test tower seringkali digunakan sebagai icon / simbol dari perusahaan elevator tersebut dalam promosinya. Apalagi mempunyai gelar test tower tertinggi.
Seakan tidak mau kalah, Hitachi menyelesaikan test towernya dengan tinggi 213 m, sedikit lebih tinggi dari Hyundai. Dan kita semua tahu tujuannya: untuk mengejar gelar test tower tertinggi dan untuk mengejar kecepatan 1080 mpm.
Mengapa 1080 mpm?- Tentunya untuk mengalahkan pemegang record saat ini.
Perlukah 1080 mpm? – Lift dengan kecepatan secepat itu tidak lagi ekonomis, hal ini terbukti ketika hanya 1 gedung saja yang memasang lift dengan kecepatan 1010 mpm. Salah satu alasan masih ada yang ingin membuat lift dengan kecepatan 1080 adalah sebagai sarana promosi (yang sangat mahal).
Hyundai sendiri menyatakan akan menyelesaikan lift 1080 mpm mereka di tahun ini. Beberapa spekulasi menyatakan lift tersebut akan dipasang di burj- khalifa, ada yang bilang akan dipasang di korea (tanah kelahirannya Hyundai). Kita lihat kabar selanjutnya.
Sedangkan Hitachi sendiri baru menyelesaikan test towernya, dan mereka juga meng-claim akan mengejar kecepatan 1080 mpm.
Siapakah yang akan akan memecahkan record dahulu?
Titian Pramudya


gokil, berati 18 m / detik 😀
Liftnya Burj Khalifa itu bermerek Otis
[…] bayangkan berapa ongkosnya untuk naik lift dengan kecepatan 1080 mpm […]