Seperti kita ketahui bahwa rata rata finishing car / sangkar lift pada umumnya menggunakan Stainless steel hairline. Dengan bahan Stainless steel yang di finishing hairlilne. dimana terdapat guratan guratan halus yang menambahkan kesan estetik. Opsi lainnya adalah stainless steel mirror.

Setiap finishing memiliki keunggulan dan kekuranganya masing masing, sebagai contohnya finishing mirror walaupun tampak cantik diawal, akan berubah menjadi guratan guratan yang menyebalkan di kemudian harinya. Karena itu finishing hairline dianggap sebagai solusi yang praktis untuk gedung publik.
Selain finishing, bahan / material stainless steel juga berpengaruh secara jang panjang. Material stainless steel yang sering digunakan adalah 304 dimana bersifat tidak korosif dibandingkan dengan material 201. Tebal yang digunakan juga mempengaruhi kekuatan dari panel dinding / pintu yang digunakan, tebal 1,2 mm merupakan ukuran yang ideal untuk kekuatan dinding sangkar dan pintu.

Apa yang terjadi apabila material dan ketebalan di kompromikan? tentunya akan terlihat dalam jangka panjang dimana panel akan terlihat berkarat / ber bercak bercak yang mungkin disebabkan oleh pembersih kimia bahkan keringat dari penumpang yang menempel.
Berikut perbedaan antara 304 dan 201

Jadi apakah kita akan memilih material yang tahan lama atau menyesalinya di kemudian hari?
Titian Pramudya
